Lewat Sosialisasi PIP, Abdullah Surajaya Dorong Masyarakat Perkokoh Semangat Kebangsaan

Rawnews.co.id – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Abdullah Surajaya, kembali menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP) ke-2 pada Juli 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Ngesti Rahayu, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu (25/7/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.

Kegiatan dihadiri Kepala Kampung Ngesti Rahayu, Ridwan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta puluhan warga yang mengikuti sosialisasi dengan antusias. Hadir sebagai narasumber, Sulisno, S.Pd., M.M., yang menyampaikan materi mengenai implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam sambutannya, Abdullah Surajaya mengatakan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, menurutnya, pemahaman terhadap ideologi bangsa harus terus diperkuat di tengah masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Ia menegaskan, kegiatan sosialisasi ini bukan sekadar agenda rutin DPRD Provinsi Lampung, melainkan bentuk komitmen untuk memastikan masyarakat tetap memiliki semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong sebagai implementasi nyata dari nilai-nilai Pancasila.

“Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi, masyarakat harus memiliki benteng yang kuat. Benteng itu adalah Pancasila sebagai ideologi bangsa yang mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman,” ujar Abdullah Surajaya.Menurutnya, menjaga persatuan dan kerukunan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Oleh sebab itu, ia mengajak masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga hingga kehidupan bermasyarakat.Sementara itu, narasumber Sulisno, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman moral dalam membangun karakter bangsa.

Nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila, kata dia, harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta memperkuat semangat kebersamaan.”Keberagaman adalah kekuatan bangsa Indonesia. Karena itu, masyarakat harus terus menjaga toleransi, mempererat persaudaraan, dan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam setiap tindakan,” jelas Sulisno.

Kepala Kampung Ngesti Rahayu, Ridwan, menyampaikan apresiasi kepada Abdullah Surajaya yang telah memilih kampungnya sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pemahaman yang sangat penting bagi masyarakat mengenai nilai-nilai kebangsaan.

Ia berharap sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semangat nasionalisme, persatuan, dan cinta tanah air semakin tertanam di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog mengenai berbagai persoalan sosial di lingkungan mereka serta upaya memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Acara ditutup dengan ajakan bersama untuk terus menjaga persatuan, memperkokoh wawasan kebangsaan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis, aman, dan sejahtera.(raw).

Related posts

Leave a Comment